Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun mulai melaksanakan program magang melalui skema Kampus Berdampak di Inspektorat Provinsi Maluku Utara.
Koordinator Prodi Akuntansi, Gregorius Jeandry, S.E., M.Si., Ak., saat ditemui Rabu (3/9/2025) menjelaskan bahwa program magang Kampus Berdampak merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Pendidikan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di dunia kerja. Kegiatan ini berlangsung selama satu semester atau sekitar empat bulan.
“Seluruh pengalaman magang akan diakui setara dengan 20 SKS mata kuliah. Sampai saat ini, sudah ada 100 mahasiswa yang mengikuti program ini dan jumlah tersebut akan terus bertambah,” ujar Gregorius.
Inspektur Inspektorat Provinsi Maluku Utara, Dr. Nirwan MT Ali, S.H., M.M., menyambut dengan positif kehadiran mahasiswa magang angkatan ketiga dari Unkhair. Menurutnya, partisipasi mahasiswa memberikan dukungan penting bagi pelaksanaan fungsi pengawasan di lingkungan Inspektorat.
“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi benar-benar diberi tanggung jawab nyata. Mereka ikut serta dalam pemeriksaan, evaluasi, hingga pendampingan audit dan investigasi. Kompetensi akuntansi dan manajemen yang dimiliki mahasiswa sangat membantu kebutuhan kerja di inspektorat,” jelas Dr. Nirwan.
Lebih lanjut, ia menegaskan kerja sama antara FEB Unkhair dan Inspektorat akan terus diperkuat. Program Kampus Berdampak, menurutnya, tidak hanya menjadi sarana pembelajaran praktis, tetapi juga memberikan kontribusi riil bagi peningkatan kinerja lembaga pemerintah.
Berikan Komentar